Jumat, 27 Agustus 2010
Rabu, 25 Agustus 2010
video PRESENTASI TABUNGAN PENSIUN
new Smart Way to Invest, Tabungan Pensiun Flexter
Pastikan Anda telah membaca artikel smart investing sebelum melihat presentasi ini.
KLIK DISINI TUK PLAY VIDEONYA>>>>>Dim lights
TABUNGAN FLEXTER LEBIH DASYAT!!!!!!!
TABUNGAN FLEXTER LEBIH DASYAT!!!!!!!
- FLEXTER memilih perusahaan asuransi yang bisa memberikan produk yang berbasis syari'ah, dikarenakan produk syari'ah memiliki kelebihan-kelebihan dibandingkan konvensional, berikut kelebihan-kelebihan produk asuransi syari'ah KLIK DISINI.
- FLEXTER memilih perusahaan-perusahaan yang berskala international sesuai dengan VISI FLEXTER menjadi peluang usaha terbaik di dunia, saat ini FLEXTER telah bekerja sama dengan AIA (untuk melihat profil dan keunggulan AIA KLIK DISINI).
- FLEXTER memilih partner yang sudah berpengalaman lama di bidang asuransi, seperti halnya AIA sudah berpengalaman 90 tahun di dunia asuransi dan saat ini adalah asuransi terbaik untuk tingkat Asia Pasifik.
- FLEXTER lebih mengutamakan tabungan pensiun dan peninggalan warisan yang bermanfaat, maka fasilitas asuransi yang diberikan diubah menjadi manfaat asuransi jiwa uang warisan sebesar 50 juta atau 100 juta jika member peserta produk ini meninggal karena apapun (member bisa memilih uang warisan 50 juta atau 100 juta, otomatis dengan uang warisan yang lebih besar hasil investasinya tidak sebesar yang uang warisan lebih kecil), untuk penanggungan biaya rumah sakit dihilangkan karena fasilitas ini sangat menyedot hasil investasi member. Produk yang dimaksud diatas adalah produk hassana berkah dari AIA. Contoh perhitungan : Cukup menabung selama lima tahun dengan tabungan per bulan Rp 350.000 anda akan mendapatkan asset berlipat , dana yang anda setorkan 350.000 x 12 x 5 = Rp. 21.000.000,- , selama 25 tahun dana anda menjadi Rp. 432.000.000,*- (asumsi tingkat pertumbuhan 18%/tahun) atau Rp. 792.000.000,- (asumsi pertumbuhan 21%/tahun)* dan selama menabung anda dilindungi asuransi jiwa dengan nilai uang warisan senilai Rp. 100.000.000,- (jika penabung meninggal karena sebab apapun juga walaupun misalnya baru 3 x menabung, maka perusahaan asuransi akan mengeluarkan uang warisan senilai 100 juta ini kepada ahli waris) perlindungan asuransi jiwa sampai dengan umur 80 tahun. Produk yang dimaksud diatas adalah produk hassana berkah dari AIA.
- Usia masuk dimulai umur 1 tahun hingga umur 50 tahun (batas akhir adalah umur 50 tahun lebih 5 bulan), produk ini tanpa cek kesehatan, total uang disetor selama 5 tahun : 21 juta, perlindungan asuransi jiwa senilai 50 juta ,untuk pertanggungan 100 juta usia maksimal masuk 40 tahun, meninggal karena apapun hingga umur 80 tahun, pertanggungan mulai aktif ketika polis sudah keluar. Perusahaan AIA akan membayar resiko meninggal sebesar 100 juta atau 50 juta rupiah walaupun baru menabung 2 atau 3 kali.
- Dengan perusahaan berskala international dan juga sudah berpengalaman selama 90 tahun investasi member flexter akan jauh lebih baik, didukung data kinerja investasi sebelumnya (pengelola investasi adalah PT. Dana Reksa, Persero ) yang mencapai pertumbuhan investasi 44,48 % / tahun.
- Titik APIG FLEXTER akan menambahkan sampai mencapai 200 APIG, dengan masa tabungan 5 tahun (untuk produk dengan hasil investasi yang baik dan uang warisan hingga 100 juta sampai umur 80 tahun penabung diwajibkan menabung sampai 5 tahun) di tahun 3 - 5 , per 3 bulan member akan mendapatkan 1 titik APIG baru sehingga total selama 5 tahun mendapatkan 200 APIG dengan potensi hingga 200 Milyar lebih dengan 1 account tabungan saja.
Investasi Terbaik Di Dunia
Investasi Terbaik Di Dunia
Salah satu faktor yang sangat mempengaruhi keputusan untuk berinvestasi adalah tingkat kembalinya investasi atau Return On Investment (ROI). Biasanya semakin cepat tingkat ROI, semakin tinggi resiko kerugiannya. Sebaliknya, semakin lama semakin rendah resiko kerugiannya. Namun, sebagai investor tentunya berharap menemukan metode investasi yang memiliki ROI cepat dengan resiko yang sangat rendah. Lalu adakah kita temukan?
Di kalangan masyarakat masih banyak yang tidak memahami makna investasi yang sesungguhnya. Disangkanya bahwa berinvestasi itu membutuhkan banyak uang. Padahal menabung adalah bagian dari investasi untuk masa depan. Walaupun jika kita lihat secara pembagian hasil (bunga bank) tidak akan mungkin kita menerima hasil lebih besar daripada simpanan kita dalam waktu singkat. Misalnya, kita deposito 21 juta ke bank dengan suku bunga deposito 6% per bulan, maka membutuhkan 12 bulan kontrak untuk bisa mendapatkan hasil 21 juta. (itupun dengan asumsi uang hasil deposito tidak kita ambil, langsung kita tambahkan lagi ke deposito kita. Jika kita ambil setiap tahunnya, maka membutuhkan masa kontrak 17 bulan).
Makanya dengan perbandingan seperti ini, sektor riil (usaha nyata, seperti dagang, industri, dll) menjadi urutan pertama jika kita mau berinvestasi. Namun kendalanya adalah dengan kondisi ekonomi yang belum membaik, tingginya persaingan, dan rendahnya kemampuan pengelolaan dunia usaha menjadikan usaha di sektor riil juga banyak yang terpuruk. Alhasil, modal tidak kembali, bahkan rugi! Karena itulah bagi mereka yang tidak mau beresiko pasti mengambil langkah deposito walaupun lama tetapi aman dan pasti.
Lalu, munculah reksadana yang menjanjikan hasil lebih besar dibanding deposito (dana kita dialokasikan kepada saham perusahaan yang maju dan berkembang). Namun demikian tingkat resiko berbanding lurus dengan kecepatan kembalinya modal, yaitu semakin cepat semakin beresiko. Karena itulah muncul lembaga pengelola keuangan yang akan membantu siapa yang mau mengalokasikan dananya kepada investasi, seperti PT. Danareksa, Jakarta Islamic Indeks, dan lain-lain yang tergabung di Bursa Efek Jakarta.
Semua ini adalah investasi terhadap harta kita supaya bisa berkembang menjadi lebih besar di kemudian hari. Namun ada yang terlupakan, bahwa sesungguhnya asset yang paling berharga adalah si investor itu sendiri. Karena itulah muncul perlindungan (asuransi) yang di hubungkan dengan investasi saham dan lain sebagainya. Tujuannya adalah membuat hidupnya lebih terjaga dan aman dari kemiskinan. Banyak sekali produk yang ditawarkan berkenaan dengan asuransi link seperti ini.
Saya lebih menyarankan investasi yang menentramkan, yaitu investasi yang aman, jelas, dan ada perlindungan di dalamnya. Tapi dengan tingkat ROI yang cepat!!!
Nah, di bawah ini ada grafik perbandingan penghasilan dari deposito dengan modal awal 21 juta berbanding tabungan investasi APIG dengan modal 350 ribu per bulan selama 5 tahun.
Bpk A mendepositokan uangnya 21 juta ke Bank. Dengan kontrak 1 bulan dan suku bunga 6%. Ia selalu memperpanjang kontraknya selama 12 bulan ke depan. Setiap bulan ia mendapatkan bagi hasil Rp.1.260.000 dan langsung di tambahkan ke dalam deposito pada bulan berikutnya. Selama 12 bulan ia memperoleh penghasilan 21 juta lebih.
Bpk B adalah seorang petani yang hanya bisa menyisihkan uangnya perbulan 350 ribu. Ia mengambil program investasi tabungan pensiun flexter yang ada proteksinya. Karena ia faham bahwa jika mengandalkan penghasilannya saat ini, tidak mungkin bisa menghidupi keluarga jika ajal menjemput tak kenal permisi. Dengan asumsi peningkatan level setiap bulan hanya 1 level saja, alhasil sejak bulan ke 7 setelah ia membuka account tabungan investasi, ia sudah tidak mengeluarkan uang lagi untuk tabungan investasi, karena hasil investasinya bisa untuk membayar kewajibannya setiap bulan. Dan pada bulan ke 9 total hasil deviden APIG-nya mencapai Rp. 6.060.000 dari total uang yang diinvestasikan adalah Rp. 3.150.000. Pada bulan ke 12, total deviden APIG yang diperolehnya mencapai 49 juta. Dan seterusnya pada bulan-bulan berikutnya angkanya semakin besar sejalan dengan banyaknya orang yang mengikuti jejak langkah Bpk B yang pintar walaupun hanya seorang petani.
Tabel penghasilan dapat dilihat berikut :
Tabel di atas hanya asumsi 1 level terpenuhi dalam setiap bulan. Bagaimana jika di awal bulan saja seperti ini (terbentuk 6 level):
Kemudian ketika top up para investor di awal Juli bertambah 1 level, yaitu level ke 7 : (bukan akhir Juli ya..)
Total nodes yang dimiliki (Juni + awal Juli) adalah 504 + 512 = 1.016 nodes. Maka Bonus yang diterimanya adalah 1.016 x 500 = Rp. 508.000. Padahal ia menabung baru dua kali, Juni 350 ribu dan Top Up Juli 350 ribu.
Kuncinya adalah "Seberapa besar kita percaya kepada system yang baru pertama kali di dunia ini? Kemudian seberapa cepat kita take action untuk mengambil peluang ini!"
Semoga dengan system ini bisa mengangkat derajat bangsa Indonesia dari keterpurukan ekonomi. Bismillah!!!
Wallahu A'lam Bisshowab
kelebihanTABUNGAN+ASURANSI AIA SYARIAH
Kelebihan Produk Syari'ah
Kenapa FLEXTER memilih Produk Syariah?
- Definisi asuransi syari’ah menurut Dewan Syariah Nasional adalah (FATWA DSN-MUI No. 21/DSN-MUI/X/2001) :
Asuransi Syariah adalah usaha saling melindung dan saling menolong diantara sejumlah orang/pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan Syariah. Asuransi Syariah merupakan salah satu sistem ekonomi berbasis Islam yang bersifat Universal dan berlaku untuk semua kenyakinan dan golongan masyarakat.
Asuransi Syariah tidak mengandung hal-hal seperti ketidakpastian, perjudian, riba, penganiayaan, suap, barang haram dan maksiat.
- Asuransi Syariah Menyediakan Perlindungan Harta
- Pada asuransi syariah ketika kita membayar premi, maka premi tersebut dibagi menjadi dua, yaitu sebagian untuk dana gotong royong/kumpulan (tabbaru'), dimana jika terdapat customer klaim, maka diambil dari dana kumpulan ini.
- Perusahaan asuransi syariah juga diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) dan juga tunduk kepada regulasi pemerintah.
- Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional
- Di dalam Asuransi Syariah Tidak Terjadi Risk Sharing
Akad Pertanggungan
Asuransi Syariah berbeda dengan asuransi konvensional yang menerapkan kontrak jual beli atau biasa disebut tabaduli, asuransi syariah menggunakan kontrak takafuli atau tolong menolong antara nasabah satu dengan nasabah yang lain ketika dalam kesulitan.
“Jadi di asuransi syariah ada risk sharing,”. Sedangkan Asuransi Konvensional menggunakan akad tabaduli ( akad jual beli ), yang mana terjadi jual beli atas risiko yang dipertanggungkan antara nasabah dengan perusahaan asuransi. Dengan kata lain terjadi transfer risiko (risk transferring) dari nasabah ke perusahaan asuransi. - Tidak Mengenal Dana Hangus
- Peserta Asuransi Syariah dapat Menerima Kembali Sebagian Premi jika Tidak Terjadi Klaim
Dan sebagian lagi diinvestasikan kepada sektor-sektor yang tidak bertentangan dengan syariah, misalnya ditempatkan di bank syariah. Jika tidak ada klaim, memang akan ada pengembalian sebagian dana, yang diambil dari dana yang diinvestasikan tersebut.
Asal Dana Klaim Jika nasabah asuransi syariah mengajukan klaim, dana klaim berasal dari rekening tabarru’ (kebajikan) seluruh peserta. Berbeda dengan klaim asuransi konvensional yang berasal dari perusahaan asuransinya. Satu lagi kelebihan asuransi syariah, yaitu tidak mengenal istilah dana hangus layaknya asuransi konvensional. Peserta asuransi syariah bisa mendapatkan uangnya kembali meskipun belum datang jatuh tempo. Karena konsepnya adalah wadiah (titipan), dana dikembalikan dari rekening peserta yang telah dipisahkan dari rekening tabarru’.
Biaya Operasional dan Pembentukan Nilai Tunai Pembebanan biaya operasional yang ditanggung pemegang polis asuransi, Khususnya untuk Asuransi Jenis Saving ( tabungan ),Juga tidak sepenuhnya dari pembayaran premi , sehingga pembentukan pada nilai tunai cepat terbentuk di tahun pertama . Hal ini berbeda dengan pembebanan biaya operasional asuransi konvensional yang ditanggung seluruhnya oleh pemegang polis, sehingga pembentukan nilai tunai menjadi lambat di tahun-tahun pertama menjadi bernilai nol. Kondisi tersebut juga memungkinkan peserta asuransi umum syariah menerima kembali sebagian premi jika ternyata hingga saat jatuh tempo belum ada klaim. Tentunya juga dengan perhitungan bagi hasil yang telah disetujui di awal kontrak, yang nilainya bergantung pada hasil investasi pada tahun tersebut.
Langganan:
Komentar (Atom)

